Life

Kesan Pertama ke Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) – Pondok Indah

Melanjutkan kisah pada tulisan sebelumnya (link berikut ini) dan masih bertemakan ikhtiar menuju kehamilan, maka kali ini saya ingin berbagi kisah mengenai pengalaman saya saat “bertemu” dengan sebuah rumah sakit yang diniatkan untuk melakukan program kehamilan.

 

Saya ingin bercerita sedikit mengenai sebuah rumah sakit swasta yang terletak di wilayah Jakarta Selatan, tepatnya di daerah Pondok Indah. Awal mula mengapa rumah sakit ini, karena alasan dekat dengan tempat kerja dan tempat tinggal yang sama-sama berada di area Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Kebetulan kedua wilayah kelurahan ini, Pondok Pinang dan Pondok Indah, memang bertetanggaan alias bersebelahan persis. Dari rumah menuju rumah sakit ini pun sangat dekat, hanya butuh waktu 10 – 15 menit saja jika menggunakan kendaraan roda empat. Bahkan jika ditempuh dengan kendaraan roda dua bisa hanya 5 – 7 menit saja.

 

Jauh beberapa bulan sebelum akhirnya memutuskan untuk memulai promil kembali dengan memilih rumah sakit ini, saya dan pasangan sudah beberapa kali mengunjungi beberapa rumah sakit yang tentu saja di  dalamnya terdapat Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan yang berjenis kelamin perempuan. Mengapa perempuan? Karena saya secara pribadi memang berprinsip demikian, setidaknya ini adalah salah satu bentuk ikhtiar saya agar bertemu dengan dokter perempuan, baru selanjutnya jika tidak ada, baru menuju ke dokter laki-laki. Walau kembali lagi, prinsip dan pakem tiap orang berbeda-beda, jadi ya…masing-masing saja ya. Hehe.

 

Beberapa rumah sakit yang pernah kami singgahi sebelumnya yaitu Rumah Sakit Omni Hospital di Pulomas, Rumah Sakit Tebet, dan Rumah Sakit Eka Hospital di BSD. Di luar ketiga rumah sakit tersebut, di mana sudah melakukan tindakan di sana, terdapat rumah sakit lainnya yang sudah kami kunjungi namun belum jadi melakukan tindakan di sana, baru sekedar tanya-tanya di bagian resepsionis, seperti Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) serta RSIA Tambak di Matraman, yang sama-sama berada di area Jakarta Pusat.

 

– – –

 

Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) Group ini memiliki 3 Rumah Sakit yang terletak di beberapa wilayah, yaitu RSPI – Pondok Indah, RSPI – Puri Indah, dan RSPI – Bintaro Jaya. Namun yang ingin saya ceritakan saat ini adalah RSPI yang berada di Pondok Indah.

 

So, cekidot gan!

 

Sejujurnya, saat itu saya dan pasangan memutuskan untuk kembali “serius” untuk promil termasuk dalam kategori “random” alias tidak terencana dengan sangat baik. Yang terpenting saat itu kami hanya berpikir “pokoknya yang penting segera saja berangkat ke rumah sakit terdekat”. Haha. Karena terus terang, semakin bertambahnya usia pernikahan ditambah dengan beberapa usaha yang sudah kami lakukan sebelum-sebelumnya, terkadang membuat kami agak sedikit merasa “mager” alias males gerak untuk memulai ikhtiar kembali. Ditambah selama perjalanan-perjalanan melakukan ikhtiar tersebut, sudah melibatkan perasaan yang naik-turun yang tentu saja sudah sangat cukup menguras emosi, terutama emosi saya yang mudah sekali baperan dan cenderung tidak sabaran plus sensian. Haha. Beruntungnya pasangan bukan tipe orang seperti saya, sehingga Beliau dapat me-netral-kan perasaan saya ketika emosi sedang memuncak atau sedang baper-baper-nya.

 

Jadi sebenarnya, apa sih yang membuat saya “terpesona” dengan RSPI – Pondok Indah ini?

 

 

Sistem Administrasi Terpadu

 

Nah, hal ini-lah yang membuat kesan pertama saya terhadap rumah sakit ini berasa “wowbingit. Bagaimana tidak? Ini adalah pengalaman pertama saya berobat ke rumah sakit yang super hi-tech. Dari pengalaman-pengalaman sebelumnya, setelah saya ingat-ingat, sepertinya belum pernah ya merasakan “kemewahan” dan kenyamanan saat sedang berkunjung ke rumah sakit. Walau pernah sih menyambangi rumah sakit swasta sejenis macam Rumah Sakit Borromeus di Bandung dan Rumah Sakit Eka Hospital di BSD, namun tetap saja, sepertinya RSPI – Pondok Indah ini yang menurut saya “juara” di dalam pelayanannya.

 

Mungkin teman-teman yang mampir dan membaca tulisan saya ini akan berkata dan berpikir kalau saya ini “norak banget”. Tapi kenyataannya memang demikian. Haha. 😀 Saya merasa saaaaangat norak saat pertama kali menjajakkan kaki di rumah sakit ini. Saya pun berpikir, rumah sakit lainnya yang masih satu grup dengan RSPI, seperti yang berada di Puri Indah dan Bintaro Jaya, sudah pasti seharusnya punya sistem yang sama dengan yang ada di Pondok Indah ini.

 

Well, balik lagi kepada pembahasan sistem administrasi yang diterapkan pada rumah sakit ini.

 

Jadi, saat pertama kali mendaftar sebagai pasien baru di rumah sakit ini, saya disuguhi semacam booklet yang di dalamnya terdapat penjelasan terkait RSPI dan pada lembar akhir terdapat tempat kartu rumah sakit yang menempel, ya…kalau saya boleh bilang, semacam menerima kartu-kartu member suatu club exclusive gitu kali ya. Haha.

 

Kemudian, sistem administrasi terpadu ini juga yang membuat catatan medis atau rekam medis seseorang tertata dengan sangat rapi, tanpa takut akan ada yang missed atau hilang informasi. Hal ini juga yang membuat saya semakin merasa “katrok” alias “norak” untuk yang kesekian kalinya. Haha.

 

Jika dulu misal saya melakukan suatu tindakan, misalnya cek darah di laboratorium, kemudian pada saat kontrol kembali ke dokter, saya harus membawa hasil tes laboratorium tersebut untuk diserahkan kepada dokter untuk dapat dibaca dan dianalisa. Nah, kalau di RSPI ini, saya tidak perlu repot-repot membawa hasil tes laboratorium tersebut untuk diserahkan kepada dokter pada saat kontrol.

 

Di sini lah saya merasa “katrok”, karena saat itu saya memang baru saja menjalani serangkaian tes laboratorium demi menunjang kegiatan promil kami. Kemudian pada saat kontrol kembali ke dokter, ternyata hasil tes laboratorium saya sudah terekam pada akun saya dan dapat dibaca via komputer yang ada pada hadapan sang dokter. Jadi saat itu saat saya hendak menyerahkan hasil tes laboratorium saya, sang dokter malah bilang sambil tersenyum, “udah ada kok ini di sini“. Haha. Di sini ini maksudnya di komputer di hadapan sang dokter.

 

Canggih! Satu kata itulah yang langsung muncul dalam benak saya ketika sang dokter berkata demikian. Dan saya pun semakin merasa “norak”. Haha.

 

 

Staf Rumah Sakit yang Ramah

 

Nah, ini adalah alasan berikutnya yang membuat saya merasa RSPI – Pondok Indah ini terasa istimewa. Saya merasa staf atau pegawai di rumah sakit ini sepertinya sudah well trained, sehingga pada saat men-service setiap pengunjung pada rumah sakit ini, mereka dapat berperilaku sangat ramah dan menyenangkan, tanpa melihat status sosial si pengunjung. Menurut saya sih ya. Hehe.

 

Seperti staf security yang siap membantu setiap pengunjung yang baru datang, mengarahkan dan memberikan informasi dengan nada tenang, menawarkan pemakaian kursi roda, serta membantu memanggilkan taksi, setidaknya hal-hal tersebutlah yang pernah saya rasakan saat berhadapan dengan para staf security di rumah sakit ini.

 

Kemudian para staf perawat yang juga sangat ramah, menghadapi pengunjung dengan nada tenang tanpa menggurui. Seperti saat sedang dilakukan tindakan pemeriksaan awal seperti pemeriksaan tensi pada saat sebelum melakukan kontrol dokter, mereka menanyakan setiap detail keterangan yang diinginkan dengan nada yang ramah. Bahkan mereka juga mengajak mengobrol pasien dengan nada yang ramah tanpa membuat bosan atau memojokkan (membuat pasien merasa bosan ditanya-tanya).

 

Suasana yang Homey

 

Alasan berikutnya adalah kenyamanan. Saya merasa selama mengunjungi rumah sakit ini, saya merasakan kenyamanan walaupun pengunjung yang datang sedang banyak-banyaknya. Dari kantinnya, kemudian ruang tunggu pasiennya. Terutama yang saya rasakan pada Klinik Kandungan dan Kebidanan, ruang tunggunya nyaman sehingga tidak merasa bosan saat menunggu giliran masuk ke dalam ruang dokter.

 

Sangat Pro-ASI Eksklusif dan Mendukung Program IMD (Inisiasi Menyusui Dini) Selepas Persalinan

 

Hal terakhir ini juga yang membuat saya takjub dengan rumah sakit ini. Mungkin sebenarnya kondisi ini sama dengan kondisi yang ada pada rumah sakit – rumah sakit lainnya.

 

Namun entah bagaimana, saya merasa takjub pada saat mengetahui informasi jika terdapat suatu kondisi pada saat selepas persalinan, di mana sang ibu menginginkan penggunaan susu formula pada buah hatinya yang baru saja lahir, dengan tanpa alasan medis yang jelas, sang ibu diharuskan menanda-tangani sebuah surat pernyataan yang menginformasikan bahwa pemberian susu formula tersebut adalah murni keinginan sang ibu, bukan keinginan dari pihak rumah sakit. Hal ini mungkin saja terjadi pada saat awal kelahiran bayi di mana ASI sang ibu belum keluar, kemudian sang ibu merasa khawatir jika sang bayi kenapa-kenapa, yang padahal sebenarnya belum tentu akan kenapa-kenapa, mengingat bayi baru lahir dapat bertahan hingga 3 hari tanpa minum apapun.

 

Kemudian program IMD (Inisiasi Menyusui Dini) yang selalu diterapkan pada seorang ibu yang baru saja melahirkan, baik itu persalinan normal maupun persalinan melalui operasi (caesar). Pada persalinan normal, kegiatan IMD dilakukan selama kurang-lebih 2 jam, sedangkan IMD pada persalinan caesar dilakukan selama kurang-lebih 15 menit. Jadi, apapun jenis persalinannya, sang ibu berhak mendapatkan tindakan IMD tersebut.

 

 

– – –

 

Jadi, mungkin itulah beberapa alasan yang  membuat kesan pertama saya terhadap RSPI – Pondok Indah ini terasa “wow”. Mungkin saya terlalu berlebihan di dalam menilai rumah sakit tersebut. Namun bagaimanapun, setidaknya itulah yang saya rasakan dan saya dapatkan terkait informasi-informasi mengenai program yang ada pada rumah sakit tersebut.

Advertisements
Curhat Terbuka, Learn About Islam, Life

Konsep Rejeki dan Hindari Iri (6) – Penantian Kehamilan

Rasanya ada banyak hal yang aku pelajari dan renungkan selama masa-masa penantian kehamilan ini. Rasanya ada banyak kejadian dan pengalaman yang benar-benar membuat diri ini semakin banyak untuk berintrospeksi dan memperbaiki diri. Rasanya sama seperti pada saat menggapai jodoh pasangan hidup dan jodoh pekerjaan yang diinginkan. Namun, dibalik semua kejadian yang sudah terjadi itu, ada 1 kata kunci yang sungguh sangat luar biasa dapat mengubah cara pandang serta cara berpikir, atau dapat dikatakan,  bahkan dapat mengubah kehidupan ke arah yang lebih baik.

Ya, bersyukur.

Janji Tuhan pun Nyata sesuai dengan Firman-Nya, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” [Q.S. Ibrahim (14) : 7]

Continue reading “Konsep Rejeki dan Hindari Iri (6) – Penantian Kehamilan”

Entertainment, Hobby, Review Film

Review Film “Kulari ke Pantai”

Dear Internet!

 

Kali ini gue lagi pengen ngebahas sebuah film yang baru aja rilis di bioskop-bioskop Indonesia. Film yang akan gue bahas kali ini adalah sebuah film Indonesia yang berjudul “Kulari ke Pantai”. Film ini merupakan film bertemakan film anak-anak yang menurut gue bagus banget dan sangat direkomendasikan bagi siapa pun (khususnya bagi para orang tua), yang ingin menikmati film keluarga dengan kualitas te-o-pe be-ge-te. Secara memang, yang bikin film ini adalah yang dulu bikin film Petualangan Sherina, siapa lagi kalau bukan si Mbak Mira Lesmana dan Mas Riri Riza.

Continue reading “Review Film “Kulari ke Pantai””

Entertainment, Hobby, Public Transportation, Review Hotel, Traveling

Setelah 28 Tahun, Akhirnya Ke Bali Juga! – Part 2

Halo internet!

Melanjutkan postingan sebelumnya tentang liburan perdana saya ke Bali (klik link ini yaa…hehe), maka saya akan kembali melakukan review sebuah hotel seperti pada tulisan-tulisan saya sebelumnya mengenai Review Hotel. Dan untuk kali ini, hotel yang akan saya review adalah salah satu hotel yang berlokasi di salah satu tempat favorit wisatawan di Bali, yaitu di area Pantai Kuta.

So, cekidot gan!

 

Review Maharani Beach Hotel – Kuta, Bali   Continue reading “Setelah 28 Tahun, Akhirnya Ke Bali Juga! – Part 2”

Curhat Terbuka, Family & Friends, Learn About Islam, Life

Jangan Rusak Momen Kebersamaan dengan “Julid”

Jika momen-momen kebersamaan dapat bermakna keakraban, namun mengapa harus merusaknya dengan bumbu-bumbu “yang tidak perlu” saat sedang pertemuan. Jika momen-momen kebersamaan dapat mempererat kekeluargaan, namun mengapa harus merusaknya dengan kata-kata “pedas berbekas” hingga di kemudian hari. Jika momen-momen kebersamaan dapat semakin mempererat tali silaturahmi, namun mengapa harus merusaknya dengan sikap tidak saling menghormati privacy antar individu dalam sebuah pertemuan tersebut.

Dunia akhir-akhir ini dikejutkan dengan berbagai macam berita mengenai orang-orang terkenal yang ternyata mereka mengidap depresi dan pada akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidup mereka dengan cara bunuh diri. Berita-berita tersebut menunjukkan dan membuktikan bahwa yang namanya penyakit akibat tekanan psikologis itu benar adanya. Namun, jangan sekali-kali men-cap mereka “kurang iman”, jangan. Ini bukan perkara tidak beragama atau kurang iman. Melainkan hal ini juga dapat dipengaruhi juga oleh kondisi lingkungan sekitar sang penderita. Lagipula kasus bunuh diri di dalam negeri pun juga banyak ditemui bukan? Walau mereka bukan orang terkenal, tapi kasus-kasus tersebut benar adanya dan nyata.  Continue reading “Jangan Rusak Momen Kebersamaan dengan “Julid””

Entertainment, Hobby, Public Transportation, Review Hotel, Traveling

Setelah 28 Tahun, Akhirnya Ke Bali Juga! – Part 1

Hai hai hai internet!

Kali ini saya ingin bercerita tentang pengalaman liburan PERTAMA saya ke Bali, yes PERTAMA! Woohoo! Too much excitement ya? Haha. Maklum, coz ini benar-benar yang akhirnya gue ke Bali juga! Di saat hampir seluruh penduduk dunia sudah mencicipi keindahan Bali, lah gue, baru bisa ngerasain pas di usia 28 tahun gini. Wkwk. 😀

Oke, oke, let’s back to the story.

Dalam tulisan kali ini, saya ingin berbagi cerita rasanya berlibur dengan perasaan “plus-plus” dikarenakan dari pengalaman merasakan harga tiket pesawat sampai harga hotel yang super relatif murah yang berhasil saya dapatkan. Saya seperti merasa “sangat beruntung” alias merasa “tidak rugi” dikarenakan harga yang super relatif murah tersebut.  Continue reading “Setelah 28 Tahun, Akhirnya Ke Bali Juga! – Part 1”

Culinary, Entertainment, Hobby, Review Hotel, Traveling

Review Hotel Dharmein Jakarta – Blok M

Berjalan-jalan di area Blok M memang menyenangkan, terutama jika memang memiliki hobi hunting fashion keluaran terbaru dan hobi berbelanja. Area Blok M memang sangat cocok untuk dijadikan sebagai referensi liburan sebagai penghilang rasa penat dari kegiatan rutin harian.

Lagi dan lagi, kali ini saya ingin kembali me-review sebuah hotel yang berada di Kawasan Blok M. Namanya adalah Hotel Dharmein JakartaContinue reading “Review Hotel Dharmein Jakarta – Blok M”

Culinary, Curhat Terbuka, Entertainment, Hobby, Life, Review Hotel, Traveling

Review Hotel Maven Fatmawati, Jakarta Selatan

Hai internet! Kembali kali ini saya ingin me-review sebuah hotel dan hotel yang akan saya review ini berlokasi di area Fatmawati, Jakarta Selatan. Yuk, cekidot gan!

Sebenarnya tulisan kali ini masih relate dengan tulisan saya yang ini (klik ya…). Yup, menginap di sini dikarenakan air di rumah masih mati dari hari-hari sebelumnya, sementara saya sedang sangat butuh-butuhnya untuk bolak-balik ke kamar mandi untuk urusan beser.

– – – – –

Hotel yang akan saya review ini bernama Hotel Maven Fatmawati. Continue reading “Review Hotel Maven Fatmawati, Jakarta Selatan”

Curhat Terbuka, Life

Kreativitas yang Meresahkan

Berita akhir-akhir ini, baik di media elektronik, media cetak, sosial media, dan lain sebagainya, cukup membuat resah masyarakat. Apalagi di antara berita-berita tersebut terdapat kejadian yang bersinggungan langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Berita-berita ini saya menyaksikan langsung melalui media televisi maupun juga di media elektronik, jadi saya meyakini jika berita-berita ini bukan merupakan berita hoaxContinue reading “Kreativitas yang Meresahkan”

Culinary, Hobby, Review Hotel, Traveling

Review M Hotel Melawai – Blok M

Halo internet!

Kembali kali ini saya ingin menulis tentang review sebuah hotel, dan kali ini saya akan me-review hotel yang berada di kawasan Blok M Square. Lagi-lagi kali ini yang menyebabkan kami (harus) menginap (kembali) di hotel adalah karena adanya perbaikan sistem penyediaan air bersih dari pusat terhitung sejak hari Sabtu tanggal 31 Maret 2018, yang katanya air mati hanya sampai Minggu sore saja di tanggal 1 April 2018.

Baca juga: Mengungsi – Review Fave Hotel Melawai (Lagi!)

Mengapa bisa kembali ke kawasan Blok M? Karena kebetulan kemarin yang terpikirkan hanya kawasan ini, mengingat lokasi yang super ramai dan memang suasana sekitar hotel bernuansa liburan.  Continue reading “Review M Hotel Melawai – Blok M”

Life

Dampak Negatif (di) Sosial Media

Di era sosial media saat ini, segala macam hal dapat terjadi dari berbagai fungsi sosial media itu sendiri, salah satunya adalah media sosial dijadikan sebagai sarana untuk mengekspresikan diri seseorang. Mungkin hampir mayoritas penduduk dunia saat ini, terutama yang di negaranya memiliki koneksi internet, memiliki minimal satu buah akun sosial media dari beberapa platform sosial media yang ada pada saat ini. Bahkan berdasarkan informasi dari https://www.statista.com/, disebutkan bahwa jumlah pengguna aktif sosial media Facebook dalam 1 (satu) bulan di dunia dalam rentang Quarter ke-4 tahun 2017 adalah mencapai 2,2 Milyar orang dari sekitar 7,6 Milyar penduduk dunia (source: Google, Wikipedia, World Bank).  Continue reading “Dampak Negatif (di) Sosial Media”

AMG, Family & Friends, Learn About Islam, Life

Belajar Menjadi Wanita Hebat dengan Berubah dari Hal yang Mudah

Sebelum memulai tulisan pada minggu ini, saya ingin mengucapkan Selamat Hari Perempuan Internasional bagi seluruh wanita hebat di dunia yang kebetulan jatuh pada minggu ini, yaitu tanggal 8 Maret 2018. Selamat!

– – –

Bagi sebagian wanita, terutama yang sudah beranjak dewasa, pasti akan memiliki rasa kelak ingin menjadi seorang istri yang baik bagi suami mereka dan menjadi seorang ibu yang hebat bagi anak-anak mereka. Semakin bertambah usia, maka impian-impian tersebut akan semakin sering muncul dalam pikiran. Namun tidak dipungkiri juga, terkadang saat memiliki impian-impian indah tersebut, sebagian wanita “hanya” mengimpikannya tanpa ada persiapan-persiapan yang cukup matang, walau berjalannya waktu bagi sebagian wanita tersebut dapat menyesuaikan diri dengan baik dengan perubahan-perubahan yang terjadi dalam kehidupan-kehidupan baru mereka terkait impian-impian indah yang selalu mereka impikan itu.  Continue reading “Belajar Menjadi Wanita Hebat dengan Berubah dari Hal yang Mudah”

AMG, Culinary, Curhat Terbuka, Entertainment, Hobby, Review Hotel, Traveling

Mengungsi – Review Fave Hotel Melawai (Lagi!)

Hai hai hai internet!

Akhir-akhir ini saya sedang saaangat malas sekali untuk membuat tulisan. Ada apa ya gerangan? Padahal tidak berat, cukup 1 kali saja dalam 1 minggu untuk “menyetorkan” sebuah cerita pada blog pribadi. Yeah, itulah ketentuan wajib yang harus dipatuhi jika ingin dapat terus bertahan dan mengikuti komunitas menulis blog yang sedang saya ikuti.

Baiklah, berhubung sudah sangat mepet dengan waktu setoran, di mana ini saya mulai menulis tepat pukul 22.45 WIB di hari Minggu tanggal 4 Maret 2018, dalam arti sudah tinggal 1 jam lagi menuju batas waktu penyetoran, maka saya putuskan untuk bercerita singkat mengenai kegiatan weekend 3 – 4 Maret 2018 ini ngapain aja dan ke mana aja. Yuk, cekidot gan!  Continue reading “Mengungsi – Review Fave Hotel Melawai (Lagi!)”

Curhat Terbuka, Learn About Islam, Life

Konsep Rejeki dan Hindari Iri (5) – Jangan Iri, Itu Berat

Sudah lama rasanya tidak setor tulisan pada komunitas menulis blog yang sedang saya ikuti. Mood menulis akhir-akhir ini seperti sedang menurun drastis. Entah karena apa. Beruntunglah baru sekali membolos. Namun sayangnya, pada satu minggu sebelum  “jatah” membolos saya ambil, tulisan yang saya buat pun hanya me-reblog tulisan lama dengan sedikit barisan caption singkat. Heu…

Well, mungkin kini saatnya untuk kembali bersemangat. Yuk ah!

(Sebelum meneruskan membaca, saya hanya ingin menyampaikan, bahwa  tulisan berikut ini hanyalah pendapat pribadi, murni pendapat pribadi. Dan satu lagi, tulisan ini akan sangat panjang dan bersifat curhatan. Continue reading “Konsep Rejeki dan Hindari Iri (5) – Jangan Iri, Itu Berat”

Uncategorized

Konsep Rejeki dan Hindari Iri (2)

Jika kamu percaya kepada Tuhan, maka percayalah dengan penuh keyakinan. Jangan bebani pikiranmu dari perkataan-perkataan (bahkan nasehat-nasehat) orang lain yang cenderung menyakiti hatimu. Biarkan argumen mereka berlalu. Percaya saja sepenuhnya dengan apa-apa saja yang kamu yakini untuk dijalani. Trust me, it works! 🙂

Diary Renjana

Suatu ketika saya membaca sebuah tulisan cantik milik  Mbak Dian  dan saat itu juga entah mengapa hati saya semakin plong se-plong-plongnya. Tanpa beban! Seolah seperti whuzzz… diterpa angin dan hilang begitu saja. Haha! Terima kasih untuk teman-teman facebook yang sudah men-share link tersebut yang pada akhirnya bisa muncul juga di halaman news feed saya. Terima kasih ya! 😀

Tulisan Mbak Dian tersebut benar-benar mencerahkan pikiran dan membuka mata saya semakin lebar. Terutama saat membaca ayat-ayat Allah yang Mbak Dian cantumkan juga di dalam tulisan Beliau, di mana membuat hati semakin tenang dan membuat saya semakin enjoy dalam menjalani kehidupan. Mengapa saya? Karena diantara saya dan suami, hanya saya saja yang terlalu banyak berpikir tidak-tidak dan khawatir ini-itu yang padahal sebenarnya tidak ada apa-apa. Haha. 😀

Syukur alhamdulillah memang, saya memiliki pasangan hidup yang pembawaannya selalu bisa tenang dalam situasi dan kondisi apapun, sekalipun itu dalam kondisi sepanik-paniknya. Itulah…

View original post 2,596 more words

Curhat Terbuka, Life, Uncategorized

Silakan Anda Merokok di Tempat Umum, Asalkan……….

Apakah Anda perokok? Namun apakah Anda paham kalau merokok di tempat umum juga ada aturannya?

Tulisan ini terinspirasi saat saya sedang melakukan antrian di salah satu wahana di Dunia Fantasi di mana antriannya panjang dan mengular. Dan di dalam antrian tersebut terdapat segerombolan manusia yang nampaknya benar-benar “tidak punya otak” atau “tidak bisa membaca plang larangan merokok yang jelas-jelas tertera di area mengantri”.

Saya marah dan saya kesal.  Continue reading “Silakan Anda Merokok di Tempat Umum, Asalkan……….”

AMG, Culinary, Entertainment, Family & Friends, Hobby, Life, Review Hotel, Traveling

Libur Panjang Tahun Baru 2018 dan Review POP! Hotel Kelapa Gading (Lagi!)

Libur panjang tahun baru telah usai. Rasanya baru kemarin dirasakan dan dinikmati, eh, tau-tau sudah mau pertengahan Januari lagi saja.

Oke deh, kali ini saya ingin kembali me-review sebuah hotel tempat saya menginap, plus, kegiatan liburan yang saya lakukan saat menginap pada hotel tersebut.

 

– – –

 

Sebenarnya, review mengenai hotel ini pernah saya tulis dan bahas pada tulisan di blog ini juga beberapa waktu sebelumnya (klik link berikut ini). Namun saat itu merupakan tulisan perdana mengenai Review Hotel dan belum ada persiapan dengan mendokumentasikan suasana hotel dengan baik. Dan kali ini saya memastikan semua sudut kamar dapat terpotret dengan baik.

Namanya adalah POP! Hotel Kelapa GadingContinue reading “Libur Panjang Tahun Baru 2018 dan Review POP! Hotel Kelapa Gading (Lagi!)”

AMG, Curhat Terbuka, Life

Tahun Baru, Semangat Baru

Woohoo! Tidak terasa sudah memasuki tahun baru 2018! Selamat tahun baru 2018!!! 😀

Berhubung tema pada minggu ini bernuansa dengan yang baru-baru, jadilah saya memutuskan untuk sedikit bercerita tentang beberapa hal yang diharapkan bisa menjadi “baru” di tahun 2018 ini. (mudah-mudahan masih nyambung ya dengan tema minggu ini, hehe) Nah, apa sajakah kira-kira yang menjadi pengharapan di tahun baru 2018 ini? So, let’s check this out, ganContinue reading “Tahun Baru, Semangat Baru”

Entertainment, Family & Friends, Hobby, Life, Review Film, Traveling

Review Film “Susah Sinyal”

Halo lagi internet!

Kali ini saya ingin kembali me-review sebuah film, lebih tepatnya bercerita tentang sebuah film. Dan film yang akan saya bahas adalah film Indonesia. Judulnya adalah “Sunyah Sinyal” dengan disutradarai oleh Ernest Prakasa.

Sedikit cerita, Ernest Prakasa merupakan seorang Stand Up Comedian yang sebelumnya telah mengikuti kompetisi Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) Kompas TV Season Pertama yaitu tahun 2011 dan berhasil mendapatkan peringkat ketiga. Berjalannya waktu, Ernest malah terlihat semakin melebarkan sayapnya di dunia tulis-menulis buku dan membuat film.  Continue reading “Review Film “Susah Sinyal””