AMG, Culinary, Curhat Terbuka, Entertainment, Hobby, Review Hotel, Traveling

Mengungsi – Review Fave Hotel Melawai (Lagi!)

Hai hai hai internet!

Akhir-akhir ini saya sedang saaangat malas sekali untuk membuat tulisan. Ada apa ya gerangan? Padahal tidak berat, cukup 1 kali saja dalam 1 minggu untuk “menyetorkan” sebuah cerita pada blog pribadi. Yeah, itulah ketentuan wajib yang harus dipatuhi jika ingin dapat terus bertahan dan mengikuti komunitas menulis blog yang sedang saya ikuti.

Baiklah, berhubung sudah sangat mepet dengan waktu setoran, di mana ini saya mulai menulis tepat pukul 22.45 WIB di hari Minggu tanggal 4 Maret 2018, dalam arti sudah tinggal 1 jam lagi menuju batas waktu penyetoran, maka saya putuskan untuk bercerita singkat mengenai kegiatan weekend 3 – 4 Maret 2018 ini ngapain aja dan ke mana aja. Yuk, cekidot gan! 

 

– – –

 

Berawal dari Sabtu pagi 3 Maret 2018 waktu subuh. Air mati! Dan lupa untuk menampung air dari Jumat sorenya. Duh!

(Entahlah mulai mati sejak kapan, bisa jadi sudah sejak Jumat malam air mati, mengingat saat Jumat sore air masih menyala. -_-” )

 

Hari semakin siang. Pikiran pun mulai panik. Karena sampai waktu Zuhur, air tak kunjung menyala juga. Waduh!

Akhirnya sekitar pukul 11 siang, saya dan pasangan secara random bergegas packing untuk bersiap-siap berangkat ke Masjid Besar Pondok Pinang demi menunaikan rutinitas mandi yang seharusnya sudah dilakukan sejak beberapa jam sebelumnya. Jadilah kami berdua pun berangkat dengan cueknya. Untunglah memang di Masjid Besar tersebut memang diperbolehkan untuk mandi bagi masyarakat umum di sekitar secara cuma-cuma.

 

– – –

 

Perkara mandi pagi pun dapat terlaksana dengan baik, namun masih berharap-harap cemas apa yang akan terjadi kemudian. Usai mandi dan sholat Zuhur, pasangan pun kembali menelepon CS Palyja (perusahaan swasta air minum yang menyuplai air bersih di area rumah kami). Jawaban yang didapat masih sama dengan jawaban saat beberapa jam sebelumnya, nihil, belum tau penyebab pastinya kenapa air mati. What???

Akhirnya kembali, dengan super random-nya, saya pun mengajak pasangan untuk check in di hotel dengan asumsi pikiran positif kalau di hari Minggu siangnya air sudah akan menyala. Mengingat, sebenarnya kejadian air mati seperti ini sudah pernah terjadi di beberapa waktu sebelumnya di mana kejadian juga sama-sama terjadi di weekend. Kebetulan masa-masa itu memang saya dan pasangan pas sedang bepergian keluar kota dan baru kembali lagi ke rumah di Senin paginya, di mana tentu saja air sudah menyala kembali. Biasanya kami tau kondisi demikian saat di Sabtu pagi sebelum berangkat, saya mengecek kalau air memang benar-benar mati.

Berkat kerandoman kami di Sabtu siang tersebut, kami pun menuju ke area Blok M Square dan melihat-lihat hotel sekitar yang ada, dan pilihan pun jatuh pada Fave Hotel Melawai.

 

– – –

 

Saya pernah menginap di hotel tersebut saat weekend beberapa waktu lalu bersama dengan teman perempuan saya. Saat itu, kebetulan pasangan memang sedang ada acara di luar kota, tepatnya di Kalimantan. Saat itu memang saya juga sedang padat-padatnya pekerjaan sehingga tidak dapat mengambil cuti di hari Jumat-nya seperti yang pasangan lakukan. Pengalaman menginap pada hotel tersebut juga pernah saya tulis dalam blog ini (klik link berikut).

Check In Sabtu Siang 3 Maret 2018

 

Nah, pada kesempatan weekend kali ini, saya menikmati hotel tersebut bersama dengan pasangan dan dengan kondisi lebih menyenangkan. Mengingat saat pengalaman sebelumnya di mana saya tidak mendapatkan kamar dengan view bagian depan hotel, dengan alasan jenis kamar yang saya pesan sudah habis tidak ada stok lagi yang menghadap depan, yang padahal saya saat itu sangat mengharapkan untuk bisa mendapatkan kamar dengan view bagian depan hotel, yang mana pada akhirnya saya mendapatkan kamar dengan view bagian dalam hotel, alias dalam gedung. Hiks. Namun, hari Sabtu kemarin ini, kami mendapatkan kamar dengan view bagian depan hotel walau kami hitungannya terlambat untuk check in dan belum melakukan booking sebelumnya.

Dan berikut ini merupakan penampakan kamar kami di lantai 5.

Penampakan Kamar Standard

 

Penampakan Kamar Standard

 

Seperti yang sudah saya sebutkan pada tulisan sebelumnya, bahwa Fave Hotel Melawai ini berhadapan langsung dengan mall Blok M Square, bahkan berseberangan langsung dengan salah satu pintu masuk mall, yaitu Pintu UG Mutiara 2.

Bagian Depan Hotel yang Berhadapan Langsung dengan Mall Blok M Square

 

Bagian Mall Blok M Square yang Berhadapan Langsung dengan Fave Hotel Melawai

 

Bagian Mall Blok M Square yang Berhadapan Langsung dengan Fave Hotel Melawai

 

Berhubung memang tujuan utama menginap di hotel adalah karena air mati (saya sedang sangat membutuhkan air untuk bolak-balik kamar mandi) dan memang saya sedang butuh untuk beristirahat, jadilah sesorean tersebut hingga waktu Maghrib, saya hanya tidur-tiduran saja di kamar hotel. Sementara pasangan memang sedang ingin sekali ke Balai Kartini di mana memang di tempat tersebut sedang ada acara pameran yang ditunggu-tunggu.

Di malam harinya, saya dan pasangan memutuskan untuk malam mingguan dengan menikmati menonton film di bioskop (lagi-lagi ke bioskop, hehe) untuk melihat Bruce Willis di film terbarunya berjudul Death Wish. Usai menonton film sekitar pukul setengah 10 malam, kami melanjutkan dengan kegiatan kuliner untuk makan malam kami di area pujasera lesehan terbesar yang selalu diselenggarakan di tiap harinya di salah satu sisi Blok M Square, di mana sisi tersebut berada di depan hotel kami. Yeay!

Kuliner Lesehan di Salah Satu Sisi Mall Blok M Square di Malam Hari

 

Usai makan malam, kami kembali ke hotel untuk beristirahat.

 

– – –

 

Hari Minggu pagi dimulai dengan sholat Subuh. Kami terbangun secara alami oleh suara azan Subuh di mana suara azan tersebut sangat dekat sekali terdengar dari kamar hotel kami. Mengingat memang, Masjid Raya Blok M Square memang terletak pada sisi yang berdekatan dengan sisi area hotel kami. Syahdu! :’)

Pagi hari itu kami sarapan di dalam hotel. Beruntungnya saat kami sarapan, belum banyak pengunjung hotel lain yang datang, karena kami datang ke area restoran juga termasuk yang paling awal, sekitar pukul 7 pagi.

Suasana Restoran Hotel di Pagi Hari yang Masih Sepi

 

Sarapan Spaghetti Aglio Olio

 

Setelah sarapan kami kembali ke kamar untuk berisitirahat menuju waktu check out hotel.

 

– – –

 

Overall, pengalaman menginap di Fave Hotel Melawai – Blok M ini bagi saya terasa sangat menyenangkan. Karena mungkin faktor yang saaangat dekat sekali dengan pusat kuliner dan perbelanjaan. Ke mini market pun juga sangat dekat. Lokasinya super strategis dengan harga yang dapat dikatakan relatif murah, sekitar 450.000++/malam.

Hotel ini sangat direkomendasikan bagi siapa saja yang memang berencana untuk weekend escape sejenak dari rutinitas harian yang sudah sangat melelahkan.

So, selamat berlibur! 🙂

 

– – –

 

Lalu bagaimana kelanjutan cerita air mati di awal tulisan ini? Yep, apesnya, sesampainya di rumah di minggu sore harinya, air belum juga menyala. Aaaaargh! -_-“

 

Pondok Pinang, 4 Maret 2018, 23.49 WIB

 

 

 

Advertisements

1 thought on “Mengungsi – Review Fave Hotel Melawai (Lagi!)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s