Culinary, Entertainment, Hobby, Public Transportation, Traveling

Keliling Singapura Naik MRT (Dokumentasi)

Halo lagi internet! Kali ini saya ingin bercerita sedikit mengenai pengalaman ke Singapura (Singapore) di mana saya menggunakan MRT (Mass Rapid Transit) sebagai sarana trasnportasinya.

 

Singapura. Ya, negara yang satu ini memang dekat sekali dengan Indonesia. Negara maju, negara pusat bisnis dunia, negara rapih, negara bersih, dan sebagainya ini memang sering menjadi tujuan wisata mancanegara bagi negara-negara di dunia, salah satunya Indonesia. Menuju ke negara tersebut juga sudah sangat mudah. Baik dengan menyeberang via Batam, maupun terbang langsung menuju Bandara Changi. Ditambah lagi, hanya bermodal paspor dan sedikit uang jajan, kita sudah dapat mengunjungi negara tersebut, karena Indonesia merupakan salah satu negara yang tidak memerlukan visa saat mengunjungi Singapura. 

 

Sebelum berangkat, pastikan Paspor kita masih dalam keadaan aktif dan tidak bermasalah. Pastikan juga teman-teman membawa uang saku yang cukup, tidak perlu lebih, yang penting adalah cukup. Dan kalau menurut saya, untuk bekal Dolar Singapura, dapat ditukar saat setelah mendarat di Singapura saja, jadi tidak perlu menukar saat masih berada di Indonesia. Mengapa? Alasannya ada pada paragraf dalam rangkaian tulisan di bawah. Hehe. Cekidot gan!

 

Ketika Sudah Mendarat di Changi Airport

 

Saat menuju Singapura, jika teman-teman bepergian dengan menggunakan armada low cost airline seperti Air Asia di mana maskapai satu ini memang demen hobi ngasih promo-promo tiket murahnya, maka teman-teman akan mendarat pada Terminal 1 Changi Airport. Nah, setelah turun dari pesawat, langsung perhatikan seluruh papan-papan petunjuk jalan yang berada dalam gedung terminal kedatangan. Apalagi jika teman-teman melakukan perjalanan mandiri, tidak bergabung dengan tour/travel agent.

 

Perlu diketahui, bahwa jika ingin menaiki MRT menuju kota Singapura, kita HARUS menuju ke Terminal 3, di mana memang hanya dari terminal tersebutlah MRT mulai berjalan menuju ke arah kota.

 

Namun, jika teman-teman naik armada seperti Garuda Indonesia, maka akan langsung mendarat di Terminal 3, jadi tidak perlu mencari-cari lagi cara menuju Shelter MRT yang berada pada Terminal 3.

 

Peta MRT Singapore (Source: http://www.lta.gov.sg/)

 

Lalu bagaimana caranya teman-teman menuju ke Terminal 3? Mudah. Agar lebih cepat dan tidak perlu berjalan kaki, maka dapat menggunakan Skytrain (seperti monorail yang ada di TMII). Ikuti petunjuk arah yang mengarahkan ke arah Skytrain yang menuju ke Terminal 3, seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini, “Skytrain to T3“.

Penunjuk Arah Menuju Skytrain ke Terminal 3

 

Menunggu Skytrain untuk Menuju Terminal 3

 

Setelah Sampai di Terminal 3

 

Setelah teman-teman sampai ke terminal 3, teman-teman langsung menuju ke arah Imigrasi yang berdekatan dengan Shelter MRT. Tetap ikuti petunjuk arah yang berada di dalam gedung bandara. Jika bingung, bertanyalah pada bagian informasi.

Imigrasi yang Dekat dengan Shelter MRT

 

Oiya, sebelum keluar imigrasi, tukarkan Uang Rupiah teman-teman di Counter UOB Bank. Mengapa UOB? Karena sebelum kami berangkat, diberitahu oleh banyak teman kalau menukar di UOB Bank adalah yang paling murah saat membeli Dolar Singapura (SGD) dibandingkan dengan Money Changer lainnya.

Dan saat menuju bagian imigrasi, siapkan:

  1. Paspor.
  2. Kertas Isian Tinggal yang dibagikan saat masih berada di dalam pesawat menuju Singapura. Bentuknya kertas putih tebal dengan kotak-kotak kosong yang harus diisi dengan data dan informasi milik kita. (Pada saat mengisi bagian kota tinggal, isi saja Nama Hotel dan Daerah Hotel tersebut berada.)
Pengisian Data Diri

 

Tidak perlu grogi saat berhadapan dengan petugas. Cukup jawab setiap pertanyaan petugas imigrasi. Yang paling sering ditanyain paling-paling:

“Mau ngapain Anda ke Singapore? Dengan siapa?”

 

Next, setelah melewati gerbang imigrasitetap perhatikan papan-papan penunjuk jalan.  Perhatikan papan yang menuju ke arah Shelter MRT, di mana pada papan akan tertulis “Train to City“, di mana memang tidak hanya MRT yang akan menuju ke arah kota, melainkan juga terdapat LRT (Light Rail Transitdan letak shelter-nya bersebelahan.

Papan Penunjuk Arah ke Shelter MRT

 

Nah, setelah sampai pada area Shelter MRT, beli tiket pada mesin, seperti mesin tiket KRL Jabodetabek. Cara pembeliannya pun mirip seperti saat membeli tiket KRL Jabodetabek dan touch screen. Kalau saya lebih suka menggunakan tampilan map atau peta baru memilih Stasiun Tujuan. Dan rata-rata para pelancong akan menuju ke area Bugis, Orchard, Bayfront, maupun Marina, dan rata-rata biaya yang dibutuhkan di dalam menuju lokasi-lokasi tersebut hanya senilai $ 2.4 saja. Sebenarnya ada semacam kartu seperti e-money atau e-toll sama seperti yang ada di Indonesia, di mana dengan kartu tersebut kita tidak perlu mengantri dan membeli tiket manual pada mesin, sehingga pemegang kartu dapat langsung masuk gerbang shelter. Berhubung kami belum punya, ya mau tidak mau kami harus bersabar mengantri.

Mengantri Membeli Tiket MRT pada Mesin Tiket

 

Tiket MRT Harian seperti Tiket Harian Berjalan (THB) KRL Jabodetabek

 

Setelah mendapatkan tiket MRT, mengantrilah pada Shelter MRT dan menunggu datangnya MRT. Jangan lupa! Siapkan Peta Jalur MRT (bisa dilihat pada gambar teratas pada postingan ini) pada HP masing-masing sebagai panduan selama perjalanan, karena sama seperti menaiki Bus TransJakarta dan KRL Jabodetabek, terkadang teman-teman harus transit pada titik-titik tertentu.

Karena lokasi hotel kami dekat dengan Stasiun Esplanade, maka pertama-tama kami harus transit di Stasiun Tanah Merah dan berganti dengan MRT ke arah Tuas, jika diperhatikan pada peta di atas, terdapat pada garis hijau. Dan memang jika ingin ke arah kota, semua wisatawan harus transit terlebih dahulu di Stasiun Tanah Merah.

Stasiun Tanah Merah

 

Setelah sampai pada Stasiun Tanah Merah kita juga harus berhati-hati akan keluar sisi kanan atau kiri, karena posisi MRT berada di tengah-tengah jalur, di mana di kanan-kirinya adalah rel MRT arah Pasir Ris dan arah Tuas. Karena jika kita salah turun sisi, kita harus menunggu kereta datang untuk menyeberang arah (menyeberang melalui gerbong kereta) atau harus turun ke bawah melalui eskalator (ya, eskalator!) untuk menyeberang  (menyeberang bawah tanah). Sayangnya saya juga tidak sempat mendokumentasikan arah mana harus turun dari arah kereta melaju. Oiya, seluruh stasiun MRT di Singapura dilengkapi dengan eskalator, setidaknya sepanjang area yang saya lalui, jadi para penumpang tidak akan kelelahan dengan menaiki maupun menuruni tangga secara manual. Oiya, satu lagi, ketika menaiki eskalatorwajib berdiri di sebelah kiri, jangan seperti di Indonesia yang bisa santai-santai di eskalator berjejer kanan-kiri, tidak boleh alias tidak bisa. Karena bila demikian kita akan menghalangi orang-orang yang akan terburu-buru dan mereka-mereka inilah yang membutuhkan jalur kanan kosong tersebut.

Suasana di Dalam Salah Satu MRT

 

Karena tujuan kami ke arah Stasiun Esplanade, setelah naik MRT arah Pasir Ris atau Tuas dari Tanah Merah, maka kami harus transit di Stasiun Bugis, kemudian selang 1 stasiun naik MRT arah Chinatown atau Bayfront dan transit di Stasiun Promenade, kemudian kembali menaiki MRT arah Dhoby Ghaut dan hanya berjarak 1 stasiun saja kami sudah sampai pada Stasiun Esplanade. Setelah turun kami pun turun dan menuju ke arah Marina Square di mana lokasi hotel kami berada.

Arah Tujuan Kami ke Area Marina Square

 

Lebih lengkapnya dapat diperhatikan pada Peta MRT di atas. Pada saat kami menuju area Marina Square ini, kami juga melalui Stasiun Bugis di mana banyak juga pelancong yang turun pada stasiun tersebut, di mana memang di daerah tersebut dekat dengan area belanja, seperti Bugis Street dan Bugis JunctionSekali lagi, harus selalu perhatikan Peta dan juga Google Maps pada HP masing-masing. Karena apabila kita bingung di tengah perjalanan kita, dengan berbekal melihat Google Maps, kita dapat berjalan ke arah manapun yang kita inginkan.

Salah Satu Area di Kawasan Bugis Junction

 

Kawasan Bugis Street

 

Nah, memang tidak rumit keliling Singapura dengan menggunakan transportasi MRT, asalkan kita mau memperhatikan dan selalu aware di mana kita berada pada saat berjalan-jalan keliling Singapore. Tidak lupa selalu perhatikan Peta Singapura yang dapat didapatkan pada saat masih di Bandara Changi, kemudian memperhatikan panduan peta MRT seperti yang ada pada postingan ini, dan terakhir tidak lupa juga Google Maps. 

Area Mengantri Masuk MRT

 

Oiya, ada hal yang menarik juga untuk bisa dibahas, yaitu kondisi atau kultur orang-orang di negara ini pada saat akan naik dan turun dari MRT. Benar-benar tidak ada yang namanya saling serobot seperti yang terjadi pada saat kita mengantri naik KRL maupun Bus TransJakarta. Benar-benar yang namanya menunggu penumpang yang akan turun terlebih dahulu ya benar-benar ditunggu sampai semua penumpang yang akan turun itu turun! Tidak ada satu pun yang menghalangi mereka di depan pintu MRT. Dan orang-orang yang akan naik MRT pun bebaris mengantri dengan rapih di kanan-kiri pintu MRT. Benar-benar luar biasa ya. Boleh itu kita tiru dan kita contoh. Di setiap tepi jalur naik-turun MRT juga terdapat panah-panah seperti pada gambar di atas, panah merah dan panah hijau sebagai petunjuk bagi para pengguna MRT posisi mengantri dan posisi jalur turun yang harus dipatuhi. Dan kerennya rambu-rambu seperti itu selalu dipatuhi oleh orang-orang di negara tersebut. Keren!

 

Setiap kultur unik, rapih, dan bersih pada negara tersebut kerap membuat nagih para pelancong, sehingga rasanya ingin kembali merasakan sensasi berjalan-jalan keliling negara tersebut lagi dan lagi.

 

Advertisements

1 thought on “Keliling Singapura Naik MRT (Dokumentasi)”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s