Culinary, Entertainment, Hobby, Public Transportation, Review Hotel, Traveling

Review Hotel Wirton, Dago, Bandung

Hello again internet!

Pagi ini suasana langit sangat gloomy yah. Hujan sudah dimulai sejak tadi pagi Subuh. Dan saat ini, siang hari, saat saya menulis kembali, matahari belum juga muncul dari peraduannya. Hujan sudah berhenti sih sejak pukul 9 pagi tadi, tapi suasana masih mendung. Ya, mendung, dingin, komplit. Rasanya akan sangat menyenangkan menikmati hari dengan segelas teh hangat atau secangkir kopi hangat.

Yak, kembali lagi! Saya ingin kembali me-review sebuah penginapan yang baru saja saya dan pasangan kunjungi kemarin weekend. Kali ini kembali ke Kota Kembang, Bandung. Pada mulanya mengapa kami memilih hotel ini, dikarenakan sebenarnya kami sedang ada acara di malam minggunya di Teater Tertutup Dago Tea House yang letaknya berada pada kawasan budaya pemerintah Kota Bandung yang berada di area Dago Atas. Berhubung acaranya dilaksanakan pada malam hari, maka kami memutuskan untuk mencari hotel yang sangat dekat dengan Dago Tea House tersebut, bila perlu kami bisa PP Dago Tea House – hotel hanya dengan berjalan kaki.

Maka, pilihan kami jatuh kepada Hotel Wirton

 

– – –

 

Hotel Wirton merupakan hotel bintang 2 yang terletak persis sebelum jalan masuk ke Dago Tea House, berseberangan dengan Pom Bensin.

Lokasi Hotel Wirton Dago Bandung

 

Lokasi hotel ini strategis berada di pinggir Jalan Raya Dago Atas (Jln. Ir. H. Djuanda bagian atas) dengan harga per malamnya untuk Kamar Standard adalah sekitar Rp 250.000,-an. Cukup murah bukan?

Jam check in dan check out hotel ini sama-sama jam 12 siang, akan tetapi saat kemarin kami datang tepat waktu pukul 12 siang, ternyata kamarnya belum ready. Jadilah kami agak sedikit menunggu sampai dengan pukul 12.30-an. Yah, cukup lama, tapi berhubung saya juga membawa bekal novel, jadilah saya bisa memanfaatkan waktu menunggu dengan membaca novel. Pasangan? Ya apalagi jika bukan bermain game. Haha.

 

Nah, berikut merupakan penampakan kamar standard pada Hotel Wirton tempat kami menginap ini. Cukup minimalis dengan bentuk kamar-kamar hotel budget masa kini. Dan yang menjadi unik sebenarnya adalah, 2 (dua) sisi dinding yang menghadap luar ini, terdapat kaca yang menembus ke arah luar, sehingga pemandangan keluar hotel langsung dapat terlihat. Kebetulan kami memang request untuk kamar yang menghadap ke arah luar dan di lantai tertinggi dari jenis kamar yang ada. Dan memang mentok di lantai 2 untuk jenis kamar standard hotel ini.

Penampakan Kamar Standard Hotel Wirton Dago Bandung

 

Penampakan Kamar Standard Hotel Wirton Dago Bandung

 

Penampakan Kamar Standard Hotel Wirton Dago Bandung

 

 

Suasananya tenang dan tidak berisik walau kamar menghadap ke arah jalan raya dan berhadapan langsung dengan Pos Satpam Hotel, ya, pos satpam! Haha. Stereotype  yang biasanya suka menjadi “hal wajar” dengan yang namanya “pos satpam” itu adalah, kalau pada malam hari, petugas-petugasnya atau satpam-satpamnya suka menyalakan radio kencang-kencang untuk menemani sepanjang malam berjaga, malah bisa-bisa dangdutan dari radio yang dinyalakan tersebut. Akan tetapi kemarin kami tidak mengalami “hal yang tidak diinginkan” tersebut, alhamdulillah. Haha. Nah, berikut ini adalah penampakan bagian luar kamar kami atau pemandangan yang kami dapat dari kamar kami. Hihi.

Penampakan Sisi Sebelah Utara

 

Penampakan Sisi Timur yang Menghadap ke Arah Jalan Raya (Nah kan, ada Pos Satpam-nya kan….hahaha.)

 

Menuju ke hotel ini juga relatif sangat mudah ya, apalagi jika menggunakan transportasi umum yaitu angkot. Dapat dituju dengan menggunakan:

  1. Angkot Kalapa – Dago (Warna Hijau dengan Corak Orange di Bagian Bawah Angkot)
  2. Angkot Stasion – Dago (Warna Hijau dengan Garis Orange di Bagian Tengah Angkot)
  3. Angkot Riung – Dago (Warna Putih dengan Corak Hijau di Bagian Bawah Angkot)

Berhentinya pun persis di depan hotel dan tidak perlu berjalan kaki lagi menuju ke hotel ini. Mudah bukan?

 

Lalu bagaimana dengan kualitas sarapannya? Kalau boleh saya katakan, kualitasnya sama seperti hotel-hotel budget bintang 2 lainnya. Sistem prasmanan, rasa yang cukup lezat dan memuaskan bagi para tamu di dalam memenuhi kebutuhan sarapan pagi. Sarapan pagi seperti biasa dari pukul 6 sampai dengan pukul 10 pagi. Kemarin saat kami selesai melaksanakan sarapan pagi kami, kami melanjutkan aktivitas kami ke Car Free Day (CFD) Dago yang berada di Jalan Raya Dago Bawah (Jln. Ir. H. Djuanda bagian bawah). Menuju ke CFD pun kami tidak kesulitan, karena hanya dengan sekali menggunakan angkot menuju ke arah Simpang Dago di bagian bawah, naik angkotnya di seberang persis hotel.

Sarapan Pagi di Hotel Wirton Dago Bandung

 

Overall menurut saya menginap di hotel ini cukup memuaskan dan yah walau pada saat datang agak sedikit menunggu. Selain itu, harga di hotel ini relatif murah, karena dari Rp 250.000,-an, teman-teman sudah dapat menginap di hotel ini.

Oke deh, liburan yuk! 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s